renungan-1-januari-2026

Selamat pagi sahabat IC3 (Indonesia Christian Cancer Community), sahabat IC3 Filia single parent community, sahabat DBS (Discovery Bible Study), sahabat guru dan orangtua rumah belajar satu visi bagi Indonesia, sahabat para istri hamba Tuhan di Kalbar 1 Januari 2026, jam 04.30 wib, saat teduh subuh bersama Pdt. Dr. Erika Fanny. Retreat pribadi di tempat yang dingin dan sunyi
Matius 4:4, "Jawab Yesus, ada tertulis, manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah"
Padang gurun tempat sunyi, keras, berbahaya dan tidak ramah bagi tubuh manusia. Di sanalah Yesus dibawa Roh untuk dicobai. Padang gurun bukan kebetulan itu melambangkan ruang kehilangan, keterbatasan dan kejujuran terdalam manusia.
Sahabat sakit berat, para janda, para lanjut usia, para orangtua murid, para istri hamba Tuhan sangat mengenal “padang gurun” hidup yaitu tubuh melemah dan kesakitan, rasa kesepian mengigit, tekanan ekonomi begitu kuat, kelelahan pelayanan bisa saja diambang batas atau kecemasan akan masa depan anak.
Yesus berpuasa 40 hari 40 malam bukan sekadar menahan lapar pada makan, tetapi menempatkan Allah sebagai sumber hidup yang utama diatas kebutuhan dasar manusia.
Iblis datang melawan kehendak Allah, berani mencobai Yesus karena ia selalu mencoba menggoyahkan identitas dan ketaatan. Pada hari ke 40, saat Yesus lapar, godaan diarahkan ke perut dimana kebutuhan paling dasar.
Kalimat pertama “Jika Engkau Anak Allah” adalah upaya meragukan identitas Yesus dan memaksaNya melakukan pembuktian diri lewat jalan pintas, mengubah batu menjadi roti, memenuhi kebutuhan tanpa taat pada kehendak Bapa.
Jawaban Yesus sangat dalam “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Yesus tidak menolak roti, tetapi menolak menjadikan roti sebagai pusat hidup.
Firman ini mengajar kita bahwa hidup tidak ditopang semata oleh apa yang kita makan, miliki atau miliki melainkan oleh relasi utama sesungguhnya hidup sepenuhnya percaya dan taat kepada Allah
Tahun baru 2026, pesan Firman jangan membangun tahun ini hanya di atas kebutuhan perut, uang, kekuatan, atau keamanan hidup tetapi di atas Firman Allah. Ketika Allah menjadi pusat hidup, kita belajar hidup dengan tenang di tengah padang gurun, karena Allah sendiri yang memberi hidup dan ketergantungan hidup kita padaNya.📌