Toko Buku

Dalam menghadapi kabar buruk dan diagnosis penyakit berat yang mengguncang, buku "60 Days Self-Healing for Terminal Illness" hadir sebagai panduan yang tegas namun penuh kasih. Ditulis oleh Pdt. Dr. Erika Fanny dari pengalaman pribadinya sebagai pejuang penyakit kronis, buku ini mengajak Anda pada sebuah perjalanan batin selama 60 hari. Ini bukanlah janji kesembuhan instan, melainkan sebuah deklarasi bahwa pemulihan sejati dimulai dari dalam, dari kesiapan untuk menghadapi luka, air mata, dan kebingungan tanpa rasa malu. Buku ini secara lugas menegaskan bahwa nilai hidup tidak ditentukan oleh seberapa sempurna atau sehatnya tubuh, tetapi oleh keberanian untuk tetap berjuang dan menemukan arti di tengah badai. Melalui setiap hari refleksi dan doa, Anda akan dipimpin untuk menyusun ulang harapan, berdamai dengan tubuh, dan menemukan kekuatan di tengah kelemahan. Dengan nada yang profesional dan penuh pengharapan, buku ini membimbing Anda untuk menyadari bahwa Anda berharga, bahkan di saat tak berdaya. Pesan utamanya urgen: jangan biarkan diagnosis merampas martabat dan sukacita Anda. Dengan setiap bab yang menyentuh, buku ini menjadi sahabat yang mengingatkan bahwa di balik sakit yang nyata, ada jiwa yang bisa tetap utuh dan kuat, dan bahwa terang bisa muncul dari dalam diri.
Available

60 Days Self Healing For Terminal Illness

Dalam menghadapi kabar buruk dan diagnosis penyakit berat yang mengguncang, buku "60 Days Self-Healing for Terminal Illness" hadir sebagai panduan yang tegas namun penuh kasih. Ditulis oleh Pdt. Dr. Erika Fanny dari pengalaman pribadinya sebagai pejuang penyakit kronis, buku ini mengajak Anda pada sebuah perjalanan batin selama 60 hari. Ini bukanlah janji kesembuhan instan, melainkan sebuah deklarasi bahwa pemulihan sejati dimulai dari dalam, dari kesiapan untuk menghadapi luka, air mata, dan kebingungan tanpa rasa malu. Buku ini secara lugas menegaskan bahwa nilai hidup tidak ditentukan oleh seberapa sempurna atau sehatnya tubuh, tetapi oleh keberanian untuk tetap berjuang dan menemukan arti di tengah badai. Melalui setiap hari refleksi dan doa, Anda akan dipimpin untuk menyusun ulang harapan, berdamai dengan tubuh, dan menemukan kekuatan di tengah kelemahan. Dengan nada yang profesional dan penuh pengharapan, buku ini membimbing Anda untuk menyadari bahwa Anda berharga, bahkan di saat tak berdaya. Pesan utamanya urgen: jangan biarkan diagnosis merampas martabat dan sukacita Anda. Dengan setiap bab yang menyentuh, buku ini menjadi sahabat yang mengingatkan bahwa di balik sakit yang nyata, ada jiwa yang bisa tetap utuh dan kuat, dan bahwa terang bisa muncul dari dalam diri.

Rp100.000
Buku ini hadir sebagai sebuah pelukan sunyi bagi setiap perempuan yang telah terlalu lama berdiri tegak demi orang lain hingga lupa cara untuk duduk dan beristirahat tanpa rasa bersalah. Melalui untaian narasi yang mendalam dan teduh, Pdt. Dr. Erika Fanny mengajak pembaca untuk merobohkan tembok kebohongan halus yang menyatakan bahwa air mata adalah tanda runtuhnya iman.
Available

Tidak Apa Apa Menangis Sebentar

Buku ini hadir sebagai sebuah pelukan sunyi bagi setiap perempuan yang telah terlalu lama berdiri tegak demi orang lain hingga lupa cara untuk duduk dan beristirahat tanpa rasa bersalah. Melalui untaian narasi yang mendalam dan teduh, Pdt. Dr. Erika Fanny mengajak pembaca untuk merobohkan tembok kebohongan halus yang menyatakan bahwa air mata adalah tanda runtuhnya iman.

Rp50.000