
sebuah panggilan profetis bagi setiap orang percaya untuk keluar dari kekristenan yang statis menuju pemuridan yang hidup, bergerak, dan melipatgandakan kehidupan. Buku ini menegaskan bahwa anugerah Allah tidak pernah dimaksudkan untuk berhenti pada satu pribadi, melainkan mengalir sebagai estafet iman dari generasi ke generasi. Dengan fondasi Firman Tuhan yang kuat dan refleksi teologis yang tajam, pembaca diajak untuk dapat memahami bahwa menjadi murid Kristus bukan sekadar menerima keselamatan saja, tetapi mengalami transformasi jati diri yang nyata dengan iman yang berakar, karakter yang dibentuk, relasi yang dipulihkan, dan hidup yang siap diutus bagi misi Allah. Melalui pendekatan yang profesional, tegas, dan semi puitis, buku ini menggugah tekad rohani untuk menghidupi Amanat Agung sebagai perintah ilahi, bukan pilihan opsional. “Jangan Berhenti di Saya” menantang pembaca untuk menolak iman yang mandul dan memilih menjadi saluran kehidupan yang melahirkan murid-murid baru. Inilah undangan untuk menjadi mata rantai yang setia dalam karya penebusan Allah. Hal yang mendasar dan yang terutama adalah dimuridkan untuk memuridkan, diubah untuk mengubah, dan hidup bukan sebagai tujuan akhir mendapatkan berkat, melainkan sebagai alat Tuhan agar kemuliaan Kristus terus bergerak, nyata (dapat dirasakan) dan berlipat ganda sampai ke ujung bumi.
Price Soon