Senin, 29 Desember 2025
Erika FannyBy Erika Fanny

Renungan 30 Des 2025

Renungan 30 Des 2025

Selamat pagi sahabat IC3 kanker dan pendamping, sahabat IC3 Filia single parent community, sahabat DBS pembaca Alkitab, sahabat guru dan orangtua rumah belajar satu visi bagi Indonesia, sahabat para istri hamba Tuhan di Kalbar 30 Des 2025, jam 03.15 wib, saat teduh subuh bersama Pdt. Dr. Erika fanny. Doakan untuk pertemuan IC3 sahabat pejuang kanker di Surabaya sore ini

Matius 4:24, maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawa kepadaNya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka

Kabar tentang Tuhan Yesus menyebar dari mulut ke mulut, melintasi lokasi dengan begitu cepat sampai ke seluruh Siria, sebuah wilayah luas di utara Galilea, daerah campuran Yahudi dan non-Yahudi. Yesus mengajar, memberitakan Injil Kerajaan Allah dan melenyapkan segala penyakit serta kelemahan di antara bangsa.

Karena itu dibawalah kepadaNya semua orang yang buruk keadaannya artinya sebuah ungkapan untuk mereka yang dianggap tak tertolong, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, kerasukan roh jahat, sakit ayan (epilepsi, yang pada zaman itu sering disalahpahami sebagai kutukan atau gangguan roh) dan orang lumpuh.

Penyakit-penyakit ini dicatat bukan untuk menakutkan, melainkan untuk menegaskan bahwa tidak ada kondisi yang terlalu gelap atau hina untuk disentuh oleh belas kasih Allah.

Mereka datang karena di dalam diri Yesus ada harapan ketika pengobatan, doa dan tenaga manusia telah habis.

Mengapa yang datang justru orang-orang penyakitan bukan kaum terpelajar atau rohaniwan? Karena Injil pertama-tama menjawab jeritan, bukan teori.

Mujizat Yesus bukanlah tujuan akhir untuk mencari popularitas, melainkan tanda Kerajaan Allah yang mendekat bahwa Allah berpihak pada yang lemah. Pengajaran dan pemberitaan Injil tidak ditiadakan; justru mujizat membuka hati mereka agar mampu mendengar kabar baik. Pemulihan yang utuh yaitu tubuh yang disembuhkan, jiwa yang dipulihkan dan martabat yang dikembalikan.

Sahabat dalam sakit berat, sahabat janda dalam perjuangan hidup, sahabat lanjut usia ditengah kekuatan tubuh terus menurun dan para istri pendeta melayani jemaat,

Matius 4:24, kita di hadapan Yesus, penderitaan apa yang kita alami bukan penghalang iman, melainkan pintu tempat kasih Allah bekerja dan di sanalah Ia sendiri menguatkan, menolong, jawaban hidup kita dan menyembuhkan setiap pribadi yang percaya padaNya. 📌