Tuhan Buka Jalan

Tuhan Buka Jalan

Kehidupan tidak selalu dimulai dari keadaan yang ideal, dan buku ini membuktikannya lewat kisah nyata yang jujur dan menyentuh hati. Dilahirkan di tengah badai perpisahan orang tua membuat Pdt. Paulus Herry Soesanto kecil bertumbuh dalam ruang kosong yang dipenuhi pertanyaan tentang masa depan. Dibesarkan oleh keluarga besar dengan segala gesekan karakter, ia justru menempa diri dalam "sekolah kehidupan" yang membentuk mentalitas pantang menyerah dan iman yang hidup. Ketika pelukan ayah duniawi terasa jauh, ia menemukan Tuhan sebagai "Papa". Pribadi nyata tempatnya bersandar, mengadu, dan meraih keberanian untuk melangkah menembus keterbatasan ekonomi. Hubungan pribadi inilah yang menjadi metronom iman dan dasar dari setiap keputusan besar dalam seluruh musim hidupnya. Perjalanan pun berlanjut ke panggung dunia usaha dan pelayanan yang penuh dengan dinamika jatuh bangun. Pembaca akan dibawa ikut merasakan ketegangan tahun 1987, saat kelahiran anak pertama yang mengalami kelainan fisik bertepatan dengan kebangkrutan usaha yang menguras air mata. Namun, kejujuran di hadapan Tuhan dan keteguhan beradaptasi mengubah sampah menjadi dolar melalui jalur ekspor, hingga menuntunnya menguasai berbagai bidang bisnis baru dari otomotif, pariwisata, hingga perumahan rakyat. Di balik kesuksesan yang terlihat, buku ini dengan berani menyingkapkan harga perjuangan di dalam rumah; ego, dan luka keluarga yang menuntut kerendahan hati untuk saling mengampuni. Hingga puncaknya pada peristiwa kritis 1 Agustus 2021, saat mukjizat memperpanjang hidupnya dari gerbang kematian, Paulus Herry membuktikan bahwa Tuhan tidak pernah terlambat membuka jalan. Buku ini bukan sekadar autobiografi, melainkan cermin pemulihan yang menegaskan bahwa selama Tuhan buka jalan, kegagalan bukan akhir dari segalanya.